Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Dalam Kampanye Terbatas, Tetap Diberlakukan Prokes dengan Tegas Kepada Warga Peserta

PANGANDARAN – persbhayangkara.id JAWA BARAT

Jajaran personel Kepolisian Sektor Parigi Polres Ciamis Polda Jabar melaksanakan pengamanan kegiatan kampanye terbatas pasangan calon wakil bupati Pangandaran nomor urut 1, H. Ujang Endin Indrawan. Kampanye terbatas ini dilaksanakan diwilayah Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (29 Oktober 2020).

Pelaksanaan kampanye terbatas ini dilaksanakan di dua rumah warga yang merupakan pendukung atau tim pemenagan Paslon Bupati Nomor Urut 1. Yakni H. Otang yang beralamat di Dusun Nyalindung Rt.27 Rw.05 dan H. Syarif di Dusun Masawah Rt.05 Rw.03 Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Dimana kampanye terbatas, dengan hanya dihadiri oleh tidak lebih dari 50 warga dan pendukung serta tim pemenangan.

Pengamanan kampanye terbatas kali ini melibatkan beberapa personel gabungan TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait yang terdiri dari anggota Polres Ciamis Polda Jabar di wilayah Kabupaten Pangandaran, Kodim 0613/Ciamis melalui jajaran Koramil, Satpol PP Kabupaten Pangandaran, dan Panwas Kecamatan Pangandaran. Personel gabungan tersebut disebar di beberapa tempat di Desa Karangbenda yang mengikuti kampanye terbatas secara daring.

Kapolsek Cimerak, Iptu Budi Purwanto mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya mobilisasi massa pendukung yang mendatangi lokasi kampanye terbatas paslon bupati Pangandaran nomor urut 1. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya kerumunan dari massa yang hadir dilokasi kampanye.

“Kampanye terbuka kali dibatasi, karena saat ini dalam situasi pandemi Covid-19. Pengamanan kali ini tidak hanya memberikan rasa nyaman kontenstan warga masyarakat, tetapi juga untuk mengantisipasi timbulnya kerumunan yang dapat memicu sebagai penyebaran bahaya virus corona yang sedang mewabah,” kata Iptu Budi.

Selama bertugas, kata Iptu Budi, petugas bersikap tegas dengan selektif melihat warga yang hadir. Dimana warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker diminta untuk kembali kerumah dan jumlah warga dibatasi tidak boleh lebih dari 50 orang.

“Kampanye terbuka kali ini diikuti kurang lebih 50 orang dan dilaksanakan di 2 rumah warga di Desa Masawah dimana mereka semua menerapkan protokol kesehatan. Bagi mereka yang melanggar akan kami tindak langsung dengan cara memintanya untuk kembali kerumah masing-masing. Tujuannya pemberlakukan pembatasan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19. Sekarang kan masih masa pandemi,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Iptu Budi menambahkan, petugas pengamanan juga menyampaikan imbauan untuk selelu menerapkan protokol kesehatan pencegah penyebaran Covid-19. “Cegah Covid-19 ingat selalu protokol kesehatan yang 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta tidak berkerumun. Ini semua wajib diterapkan sebagai upaya bersama memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya. Deded. Skr

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top