Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Berangkatnya Demo Serikat Pekerja Buruh SP/SB FSP LEM, SPL, FSPMI DAN FSP, KEP, KSPI, dari Wilayah Sidoarjo ke Surabaya

SIDOARJO – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Hari Selasa tanggal 27/10/20 pukul 08.00 s.d 11.00 Wib, bertempat di titik kumpul Rumah Rakyat ( RR ) Desa Keboan Sikep Kecay Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, telah berlangsung pemberangkatan elemen buruh yany tergabung dalam Serikat Pekerja Logam Federasi, Serikat Pekerja Metal Indonesia ( SPL FSPMI ) jumlah massa -+ 50 orang, Korlap Heri Novianto ( Ketua SPL FSPMI ) Sidoarjo dalam rangka “Menolak RUU Omnibus law Cipta Kerja”.

“Adapun kelima tuntutannya,Tolak Undang – Undang Omnibus Law,Usulkan dan Tetapkan UMK DAN UMSK Jawa Timur tahun 2021 secara bersamaan seperti tahun tahun sebelumnya , Tolak PHK dengan Alasan Pandemi Covid 2019,Selesaikan Kasus Kasus Ketenagakerjaan yang telah dilaporkan ke Disnaker Provinsi Jawa Timur ( Pengawas Ketenagakerjaan ),dan terakhir CABUT UU Omnibus Law Cipta kerja, kluster ketenaga kerjaan.

Titik titik lokasi sasaran pendemo,
Dinas tenaga kerja dan tranmigrasi Provinsi jawa timur , Pemprov Jawa Timur, DPRD Provinsi Jawa Timur
, Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Serangkaian giatnya pendemo dimulai pada pukul 08.00 Wib, Masa aksi unjuk rasa tiba di titik kumpul Rumah Rakyat ( RR ) Desa Keboan Sikep Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo,Lalu jam pukul 08.13 Wib, Heri Novianto ( Ketua SPL FSPMI ) menyampaikan orasi yang intinya.

a. Bahwa kita bekerja disemua perusahaan di wilayah Kab. Sidoarjo butu kepastian status kerja dengan adanya UU Omnibus Low ditetapkan makan kita sangat dirugikan, dgn harapan kami melakukan unjuk rasa agar perwakilan2 kita diparlemen memperjuangkan agar UU Omnibus Low ditinjau kembali.

b. Omnibus Low merupakan permadani pengusaha2 dan Omnibus Low adalah memiskinkan kaum buruh mari kita bersatu utk memperjuangkan kesejahteraan kita semua.

c. Hidup layak adalah tanggung jwb pemerintah, apabila kita pingin sejahtera harus kerja 8 jam itu yang menyengsarakan kauburuh dampak dari UU Omnibus Low cipta kerja dan kita harus siap memperjuangkan.

d. Dengan ditetapkannya Omnibus Low, status kita tdk jelas dan sangat merugikan kita semua mari kita sama sama bersatu menyampaikan aspirasi menolak UU Omnibus Low.

e. Omnibus Low sangat menyengsarakan kita semua lawan dan lawan jangan kendor perjuangan, semakin kita diam maka pengusaha leluasa memiskinkan kita dan perusahaan seenaknya memphk tanpa kejelasan.

Tepat pukul 08.26 wib, Masa aksi unjukrasa mulai bergerak ke titik kumpul pintu masuk Perum Puri Surya Jaya Gedangan Sidoarjo,untuk bergabung dengan masa aksi unjuk rasa yang lain yang berjumlah -+ 700 orang dengan penanggung jawab presidium PPBS.

Edi Kuncoro ( Ketua FSBI Sidiarjo )
, M Soleh ( Ketua FSP LEM SPSI Sidiarjo ) , Sugiono ( Ketua KC SPN KSPI Sidoarjo ), Jonathan ( Ketua FSRP-KSN Sidoarjo ),H Kujairi ( Ketua PC Sarbumusi Sidoarjo )dan Sukarji ( Ketua PC FSP KEP SPSI Sidoarjo ).

Jam pukul 08.47 Wib, Masa aksi unjuk rasa dari Rumah Rakyat ( RR ) Desa Keboan Sikep Kecamtan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo tiba di pintu masuk perum Puri Surya Jaya Kecamatan Gedangan,tepat pada pukul 11.00 Wib, Masa aksi unjuk rasa bergerak menuju Kantor DPRD Jatim dan Kantor Gubernur Jatim dengan pengawalan dari Polresta Sidoarjo -+ 500 orang dengan koorlap Antok (Ketua PC FSP RTMM) Sidoarjo dengan menggunakan 2 mokom, 3 Bus dan R2.

Hadir dilokasi Pendemoan Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko SH bersama anggota jajaran, Danramil Gedangan Kapt Inf Hendro S,SH bersama anggota jajaran, pantauan tim awak media saat dilokasi, Bahwa pemberangkatan elemen buruh Sidoarjo ke Surabsya untuk bergabung dengan elemen buruh lainnya dalam rangka melaksanakan aksi unras menuntut, Tolak UU Omnibus Law Cipta kerja, karena RUU Omnibus law telah disyahkan menjadi undang – undangan ditengah pandemi covid-19, dinilai akan semakin memiskinkan kelas buruh Indonesia, para pekerja kemungkinan hanya akan direkrut menjadi pekerja kontrak atau pekerja lepas.

Dan RUU Omnibus Law Cipta kerja, setelah ada wacana dan bergulir tentang adanya RUU Omnibus Law Cipta kerja, sejak awal telah ditentang oleh para elemen buruh, dgn berjalannya waktu RUU Omnibus Law Cipta kerja telah menjadi UU dan isi perpasal sudah direfisi disesuaikan dengan kondisi yang berkembang saat ini untuk tidak saling merugikan pengusaha dan buruh. (sult)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top