Kronik polri

Cegah Berita Hoax dan Paham Radikalisme, Polres Bitung Lakukan Ini

BITUNG – persbhayangkara.Id SULAWESI UTARA

Untuk menjaga wilayah hukum agar tetap aman dan kondusif, Polres Bitung laksanakan sosialisasi tentang bahaya berita hoax dan radikalisme kepada 80 calon Mahasiswa baru Bitung Logistic Community Collage (BLCC) di aula kampus BLCC, Rabu (21/10/2020) Siang.

Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Frelly Sumampow SE, menyampaikan bahwa situasi global, regional maupun nasional terutama pada pelaksanaan PILKADA (Pemilihan Kepada Daerah) Serentak 2020 Cagub dan Cawagub Sulut serta PILWAKO Bitung saat ini sudah mempengaruhi lingkungan masyarakat Kota Bitung , hal tersebut berkaitan dengan adanya penyebaran berita hoax dan paham-paham radikal yang banyak saluran lewat media sosial.
Berita hoax dan paham radikalisme menyebar di berbagai bidang yaitu bidang politik, budaya, agama, kesehatan dan lain-lain yang tentunya tidak dapat situasi Kamtibmas di kota Bitung.

Dalam kesempatan tersebut Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Frelly Sumampow S.E, membekali serta mengajak Mahasiswa untuk berperan aktif dalam Mengatasi, menangkal penyebaran berita hoax, paham radikalisme, dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dampak serta bahaya berita hoax dan paham radikal kepada puluhan calon mahasiswa yang hadir.

Penyebaran Berita hoax jelas sangat berbahaya, sehingga masyarakat dituntut untuk lebih cerdas dalam menerima informasi dan tidak langsung menyebarkannya kembali karena ada sanksi hukum bagi siapa saja yang melakukan hal tersebut.

“Saring Dahulu Sebelum Sharing”, kata Frelly.

Kami berharap, Calon mahasiswa yang hadir dapat memahami dan juga memberikan pemahaman kepada keluarga dan teman-temannya, agar tidak menjadi korban atau menjadi pelaku dari penyebaran berita-berita hoax yang ada, sehingga terhindar dari jeratan UU I.T.E., tegas Kasat Reskrim AKP Frelly Sumampow S.E.
(Jorry94)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top