Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

Permodalan dan Sepinya Pembeli Dikeluhkan Warga Kepada Paslon 1

TRENGGALEK – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Dalam kegiatan kampanye paslon nomor urut satu di pasar pule Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek, Sabtu (10/10/2020), saat Pak Totok dan Mas Zaenal bertemu dengan pedagang, ada yang mengeluh sepinya pembeli serta penurunan penghasilan secara drastis selama masa pandemi wabah corona atau covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Jemiran (41 tahun), salah satu pedagang mracang ke Pak Totok.

“Kami terkendala permodalan, karena dari bank, belum ada penawaran pinjaman atau bantuan modal ke kami,” ujarnya, yang tinggal di RT 65 Tirisan Pule tersebut.

Yanti (45 tahun), yang berjualan di luar lokasi pasar pule, atau tepatnya di lahan terminal Pule, menyampaikan keluhannya kepada paslon nomor urut satu.

“Keluhan saya yang pertama terkait permodalan. Kedua, masalah sertifikat lapak dari Dinas Perhubungan Trenggalek,” terangnya.

Dikarenakan lapaknya dan ketiga pedagang lainnya, menempati lahan yang dimiliki oleh Dishub Trenggalek. Suatu saat lahan tersebut dipergunakan oleh Dishub, jika mereka tak memiliki sertifikat lapak berjualan, maka keberadaan mereka jelas digusur.

Pak Totok selaku calon Bupati Trenggalek nomor urut satu pun mendengarkan keluhan pedagang mracang tersebut.

“Saya akan tampung dulu dan saya bicarakan ke tim pemenangan. Jika nanti kami terpilih sebagai Bupati Trenggalek, pasti saya sampaikan ke pihak Bank atau instansi yang mengelola permodalan,” tutur Pak Totok.

Setelah menjumpai pedagang bersama Mas Zaenal, calon Wakil Bupati, mereka pun menemui pedagang kambing, yang lokasinya di sebelah pasar pule.

Mereka mengeluhkan tentang fasilitas dan infrastruktur yang ada di tempat tersebut.

Riyadi (50 tahun) sebagai pedagang kambing yang berasal dari Pule, mengatakan, tempat berdagang kesannya kumuh, akses jalan yang menuju ke pasar, kurang baik, tempat parkir kurang luas, dan tidak tersedianya pembuangan sampah.

“Kami juga kurang permodalan dan sepinya pengunjung atau pembeli. Kami berharap kepada paslon nomor urut satu, jika terpilih nanti, mohon untuk diperhatikan nasib kami serta tempat kami berdagang ini,” harapnya.

Menanggapi permintaan pedagang kambing tadi, Pak Totok pun berjanji.

“Apabila amanah panjenengan-panjenengan semua dan suaranya ke kami, dan kami terpilih, akan kami bantu dalam mencarikan permodalan serta kami akan menyampaikan permasalahan pasar ini ke dinas terkait untuk membangunnya,” ungkap Pak Totok.

(budi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top