Kronik polri

Anak-anak Terlibat Aksi Anarkis, Para Keluarganya Jenguk Polisi yang Korban ke Rumkit

MEDAN – persbhayangkara.id SUMATERA UTARA

Terkait pemberitaan kemarin di Media ini mengenai aksi buruh yang anarkis tentang penolakan UU OMNIBUS LAW Cipta Kerja di Medan, Sumatera Utara, mengakibatkan puluhan petugas dari kepolisian Polda Sumatera Utara mengalami cidera.

Akibat dari demo anarkis tersebut ada 21 orang reaktif positif Covid-19, dan 253 orang diamankan, yang nota benenya adalah anak-anak yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas mendapat bimbingan, pengarahan serta pembinaan dari kepolisian Sumatera Utara.

Akibat aksi anarkis tersebut, akhirnya merepotkan para orang tua yang tidak menyangka anak-anak mereka terlibat dalam aksi tersebut

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, SIK menyebutkan ada beberapa dari anggota Polri mengalami luka akibat benda tumpul dan benda tajam, salah seorang personil Bripka Darto Silaban yang bertugas sebagai driver ambulance Rumkit Bhayangkara TK II Medan mengalami luka dan trauma akibat mobil ambulancenya dibakar para pendemo.(09/10/2020)

Orang tua dan keluarga pendemo menjenguk anggota Polri yang menjadi korban ke Rumkit Bhayangkara TK II Medan. Salah seorang perwakilan dari keluarga pendemo memohon maaf atas ulah dan aksi anak-anak mereka yang sudah bertindak anarkis hingga melukai sejumlah anggota Polri, tutur Tatan Dirsan.

Salah seorang mewakili para keluarga pendemo mengucapkan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada para petugas kepolisian, ”Maafkan kesalahan anak-anak kami ya pak dan bu Polisi, ini adalah kelalaian kami sebagai orang tua dalam menjaga dan mendidik mereka, sungguh kami tidak tau kalau anak-anak kami ikut terlibat di dalam aksi anarkis tersebut.”

Selanjutnya perwakilan daripara orang tua tersebut mengatakan, setelah mendapat telpon pada tengah malam barulah kami mengetahui anak-anak kami telah diamankan di Polda Sumatera Utara. Dengan nada sedih tidak menyangka anak-anak kami ini terlibat aksi anarkis.

Keluarga pendemo berharap, “Semoga anggota Polisi yang menjadi korban bisa memaafkan anak-anak kami ini, dan semoga bapak/ibu Polisi segera sembuh dan pulih seperti semula, serta aktif kembali dalam menjalankan tugasnya.”(Ezl)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top