Liputan Lintas Nasional

Diduga Pintu Air Tidak Terawat, Bahkan Tidak Berfungsi Petani Mengeluh

MUSI BANYUASIN – persbhayangkara.id SUMATERA SELATAN

Pintu air/sekunder diwilayah Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan

Diduga tidak terawat hingga 80% serta tidak dapat difungsikan karena sudah rusak parah. hal itu membuat para petani mengeluh karena aliran air tidak stabil sejak beberapa tahun terkhir.

Menurut masyarakat sekitar berinisial.SND selasa (01-09-2020) mengatakan,saya selaku masyarakat yang mempunyai keluhan yang mungkin selama ini menjadi hambatan perkembangan pertanian ataupun perkebunan pada umumnya namun dengan adanya saluran sedemikian rupah menurut saya perlu adanya perbaikan paling tidak pemerintah ada upaya untuk melakukan penggalian ulang atau gimana.

Masalahnya kami meskipun pada saat sekarang boleh dikatakan tidak ada air karena jarang hujan.tapi kalau saat musim penghujan kami merasa kebingungan karena airnya menggenang / banjir.sehingga dapat hambat perkembangan tanaman yang baik.karena keasamannya naik,

Umpamannya hujan sehari semalam itu menggenang / banjir.disini kalau pas turun hujan wadu luar biasa jadi air itu dibawa perkebunan baik itu sawit maupun karet.

Nah kalau airnya menggenang mencapai dua atau tiga hari air itu akan beruba warna

yang awalnya jerni setelah dua atau tiga hari akan berubah warna dalam genangan itu timbul karat.setelah itu timbul keasaman tanah dan tanaman akan berubah.

Sepengetahuan saya pintu air itu tidak ada yang menjaganya apalagi perawatan hampir 80 % tidak ada perawatan.tapi tidak tahu maksud saya tidak tahu gini umpamannya dalam satu desa.umpamanya yang ngurus pintu air itu.si A misalnya belum dengar.makanya kita selaku masyarakat kadang kadang harus kepada siapa kami mengadu ataupun menyampaikan aspirasi kita atau keluh keluhan kita seperti itu.

Dan harapan kami agar pintu air yang ada direhab atau diperbaiki kebali sehinggap dapat dipungsikan kembali sehingga kalau musim hujan tidak akan terjadi lagi seperti yang kita alami saat ini.

Terpisah M.P juga mengatakan kalau sepengetahuan saya tidak ada yang jaga kalau orang sini yang saya tidak tahu yang saya tahu orang itu kerja di P.U itulah yang jaga kalau warga sini tidak ada.kalau ada yang bilang bahwa pintu air itu ada yang jaga dari desa itu bohong ini rumah saya dekat pintu.jelasnya kesal.

Sementara Camat Kecamatan lalan Andi Suharto,S.STP.,M.Si,melalui Sekretaris Camat (Sekcam) Tri Setiyo.Spd.Msi.menuturkan bahwa pintu air / sekunder banyak yang rusak dan banyak yang bagus sementara kegunaan pintu air tersebut untuk menanggulangi banjir.

Ya Pintu Air / Sekunder banyak yang rusak banyak yang bagus dan pintu air itu gunanya untuk menanggulangi banjir disini.ucapnya

Saat disinggung mengenai banyaknya pintu air yang tidak berpungsi.Tri Setiyo mengatakan karena kondisinya aman aman saja kalaupun disini hujan deras paling bukak los.

Karena kondisinya aman aman saja kalau disini hujan deras paling tinggal bukak los saja.inikan bukaknya hanya separuh saja bukaknya biar tidak terlalu besar air masuk serta pintu airnya masih berpungsi untuk penjaganya ada dan orang disini.untuk penjaganya satu desa satu.ucapnya

Saat ditanya berapa banyak pintu air yang ada di satu desa untuk diwilayah kecamatan lalan .

Dia menjawab tidak tentu. tergantung desanya kalau desanya panjang lebih banyak pintu airnya.tuturnya.

Sementara pihak Dinas PU.PR sampai berita ini di update belum dapat dimintai keterangan.(Alamsyah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top