Liputan Lintas Nasional

WARGA GERAM, OKNUM TIDAK BERTANGGUNGJAWAB SASI JALAN UMUM

MALUKU TENGGARA – persbhayangkara.id MALUKU

Warga Ohoi/Desa Ohoilnol, Kecamatan Kei Kecil Timur, Kab. Maluku Tengggara Geram, lantaran tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab, nekat memasang Sasi di jalan umum Ohoinol, Selasa (18/08)

Tindakan yang dinilai nekat itu, diambil Warga demi mempertahankan Wilayah petuanan adat mereka.

Sesuai Penuturan Saksi berinisial (GL), pemasangan sasi ini dilakukan pada pukul 05:00 pagi waktu setempat dimana kedua oknum ini memasang tiga tuai Janur kelapa muda yakni dua yang dipasang dijalan umum dan satunya lagi dipasang di tanah galian

” Jadi saya Pagi-pagi ke kebun, saya lihat ada 2 orang menggunakan satu motor dan senter, mereka gali, saya pikir mereka hanya lewat padahal pada pukul 08:00 saya kembali ke kampung dari kebun, Sasi sudah berdiri di jalan umum yang hendak di hotmix (disiram cairan aspal) penuturan Saksi (G.L)

“aksi yang dinilai tidak jantan ini merupakan tindakan salah, yang sangat meresahkan warga Ohoi/Desa Ohoinol, dimana dinilai mengklaim tanah petuanan Ohoinol sebagai hak milik pribadi oknum tersebut,”(G.L) menambahkan

Tindakan ini pun dianggap telah menggangu pekerjaan penyelesaian pembangunan infrastruktur jalan penghubung desa yaafuohoinol 1600 meter, yang enggan diselesaikan.

Pj. Ohoi/Desa Ohoinol ,`Emirukus Lefubun, Kepada Persbhayangkara.id Menjelaskan bahwa ” betul adanya pemalangan sasi tersebut tetapi bukan pada tempatnya sehingga dikomplen oleh masyarakat,”ungkap Lefubun

“Niatnya memang buruk, menggangu pekerjaan pembagunan infrastruktur Pemerintah Daerah Namun Kedua oknum ini nekat melakukan hal tersebut padahal bukan tanah mereka, “saya orang asli ohoinol dan saya di pesan dan tau batas batas tanah petuanan di ohoinol”tegas Lefubun

Lebih lanjut, Lefubun mengingatkan bahwa, “berani taru di jalan raya, berarti sudah melawan orang banyak baik itu pemerintah daerah sampai dengan masyarakat luas sehingga tadi generasi muda sangat geram dengan hal tersebut”terang Pejabat dengan nada agak Kesal akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut,”sesal Lefubun

Ditanya tentang kejadian yang dilakukan oleh pemuda serta penanganannya, Lefubun yang juga merupakan ASN itu menjelaskan,”tindakan balik pemuda tersebut tidaklah seanarkis pandangan mata ,

” Tentang tindakan tersebut kami sudah berikan arahan sehingga tidak berujung pada hal-hal yang tidak dinginkan atau masalah baru lagi,” mereka hanya geram saat mengetahui hal tersebut namun tidak mengarah ke tindakan anarkis,

Sembari menambahkan,” tentang penangannya para tetua adat sudah berembuk dan kami sepakat untuk menempuh jalur hukum dan tindakan kami berdasarkan kebenaran kami yang disertai bukti,”tutupnya.

Sampai berita ini dipublikasikan pihak yang menanam sasi pun, masih mencoba mengganggu disekitar wilayah yang disengketakan.

Report by. (ML/JMP)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top