Seputar Dunia Kesehatan

SEJUMLAH WARGA NEKAD MENYERBU DINAS KESEHATAN MALUKU TENGGARA, ADA APA?

MALUKU TENGGARA – persbhayangkara.id MALUKU

Sejak dibuka pagi tadi pada pukul 08:00 WIT sejumlah warga masyarakat terlihat menyerbu Dinas kesehatan Kab.Maluku Tenggara baik yang masih bersekolah maupun yang sudah beruban

Pantauan Pers Bhayangkara.id kedatangan sejumlah warga ini bertujuan untuk mendapatkan surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari Covid-19 diantaranya dengan mengikuti Rapid Test yang dilakukan Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Kab. Maluku Tenggara (14/7)

Ditemui pada saat itu salah satu warga yang sedang mengikuti Rapid Diagnostic Test (RDT) Wa Ode Rahayu Irdayani (29) di Dinkes Malra Jl. Pahlawan Refolusi Kecamatan Kei Kecil Kab. Maluku Tenggara menjelaskan, ini baru pertama kalinya dia lakukan dikarenakan ingin melakukan keberangkatan ke Ambon untuk sesuatu maksud tertentu ” Ya ini adalah pertama kalinya semenjak Pandemi Covid-19 dan saya sangat bangga sekali dengan pelayanan yang dilakukan Dinkes Malra, pasalnya pelayanan di Dinkes itu sangat simpel dan tidak sampai 30 menit ” ujarnya

Sembari, juga menambahkan persyaratan untuk memiliki Surat injin keberangkatan ini tidaklah terlalu berbelit-belit, karna kita hanya membawa Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) dan membayar administrasi sebesar Rp. 100.000 ” ungkapnya

Hal yang sama pula turut ditanggapi dari pihak Kesehatan sendiri lewat Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (KABID YANKES) Ahmad Ingratubun,SKM menjelaskan,” disini yang kita lakukan adalah berdasarkan perintah dari Bupati Maluku Tenggara lewat Kepala Dinas Kesehatan dr. Keti Notanubun agar sebisanya membantu warga, karna bagemanapun juga mereka merupan warga masyarakat Kab. Malra lebih khususnya Warga yang yang benar-benar mempunyai kebutuhan yang sangat mendadak,” ungkap pria yang kerap disapa Ahmad itu

Ingratubun menerangkan bahwa terkait dengan dilakukan Rapid Test ini seyogianya, warga hanya perlu membawa Identitas yang jelas ( KTP )
” pemeriksaan yang kami lakukan hanya besifat administrasi dan selebihnya dilakukan di Puskesmas Watdek, Jl.Kenanga Pemda dan hanya 5 menit menggunakan sepeda motor untuk sampai disana, berdasarkan arahan dari Kepala Dinas Kesehatan Malra dan disana barulah dilakukan Rapid Diagnostic Test”‘terangnya

Sementara itu, Ingratubun kepada media juga menyampaikan bahwa administrasi yang nantinya diperoleh antara lain Surat berbadan sehat, dan Surat bebas Covid-19,” jadi ada 2 surat yang natinya langsung di tandatangani oleh Kepala Dinas (Kadis) dan untuk ijin keluar daerah, itu tergantung pada jenis transportasi apa yang diiginkan,

Kalau menggunakan Pesawat maka akan langsung di tandatangi oleh Bupati, tapi klau menggunakan Kapal laut ditandatangani langsung oleh Walikota, dikarenakan posisi bandara letaknya di Kab. Maluku Tenggara dan Pelabuhan Kapal di Kota Tual,”tandasnya

Ditanya terkait biaya yang harus dibayarkan, Ingratubun menjelaskan “kami hanya berdasarkan pada surat edaran Mentri Kesehatan nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang batasan tarif tertinggi pemeriksaan Rapid Test Antibodi yang maksimalnya Rp. 150.000 dan disini kami hanya mematok tarih Rp. 100.000 untuk 1 orang Pelaku yang hendak melakukan perjalan keluar daerah,”tutupnya

Report by, : Jhon

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top