Liputan Berita Pemberantasan Narkoba ( Polri & BNN )

Miliki Sabu dan Ekstasi Seorang Pemuda Warga Tewai Digelandang Satresnarkoba Polres Gumas

GUNUNG MAS – persbhayangkara.id KALTENG

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gunung Mas (Gumas) berhasil meringkus seorang pemuda berinisial TK (35), warga Desa Tewai Baru Kecamatan Sepang, Kabupaten Gumas, setelah kedapatan memiliki narkotika jenis sabu sebanyak 5,62 Gram dan pil ekstasi sebanyak delapan butir, Rabu (08/07/2020) dini hari.

Pelaku diringkus oleh Tim Satresnarkoba di Jalan Lintas Kuala Kurun – Palangka Raya tepatnya di sebuah gudang di Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang.

Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, S.I.K, melalui Kasatresnarkoba Iptu Untung Basuki, S.H., mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah gudang kosong di Desa Tewai Baru kerap digunakan untuk transaksi jual beli Narkoba.

Kemudian anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan di tempat tersebut dan mencurigai satu orang Laki-laki berinisial TK.

Saat dilakukan penggeladahan badan ditemukan dya bungkus paket plastik klip yang berisi serbuk kristal diduga Narkotika bukan taman jenis sabu  serta delapan butir narkotika jenis pil ekstasi.

“Barang bukti yang kita amankan yakni delapan butir narkotika jenis pil ekstasi,  dua plastik klip yang berisi serbuk kristal diduga narkotika  jenis sabu dengan total Berat Kotor/Bruto 5,62 gram,” jelas Iptu Untung.

Selain mengamankan barang bukti Narkotika jenis sabu dan pil ekstasi, Polisi juga mengamankan barang bukti satu buah buah bong alat hisap sabu beserta pipet kaca, dua buah sendok terbuat dari sedotan, satu buah botol aluminium, satu buah timbangan digital, uang tunai sebesar Rp. 600 ribu serta satu buah gawai merk LG warna Hitam beserta Sim Card.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan ke Mapolres Gumas untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tambah Untung.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp 20 milyar.(PB/Asrori)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top