Kronik polri

Kapolresta Jambi Hadiri Apel Persiapan Relaksasi Ekonomi, Sosial dan Kemasyarakatan

JAMBI – PERSBHAYANGKARA.ID

Dimasa Pandemi Covid 19, Pemerintahan Jambi mulai melakukan evaluasi terkait menuju New Normal pada hari Jum’at tanggal 10 Juli 2020 pukul 08.00 Wib bertempat di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi (Mako Damkar Kota Jambi) telah dilaksanakan kegiatan Apel Kesiapan Perluasan Relaksasi Ekonomi, Sosial dan Kemasyarakatan Kota Jambi yang dipimpin oleh Walikota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME.

Hadir dalam kegiatan :
Kapolresta Jambi KBP Dover Christian, S.IK. M.H, Dandim 0415/Bth yang diwakili oleh Pasi Ops Kapt. Inf. Suyadi, Dandenpom II/2 Jambi diwakili oleh Pasi Idik Kapt. Cpm. Sabri.

Sekda Kota Jambi Ir. H. Budidaya, M. For. Sc, Para Asisten, Staff Ahli dan Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kota Jambi, Para Camat dan Lurah se- Kota Jambi.

Pada apel diikuti berkisar 300 orang dan juga diikuti oleh

  1. Personil Denpom II/2 Jambi.
  2. Personil Kodim 0415/Bth.
  3. Personil Polresta Jambi dan Polsek Jajaran.
  4. Personil Dishub Kota Jambi.
  5. Personil Satpol PP Kota Jambi.
  6. Perwakilan Kecamatan se-Kota Jambi.
  7. Perwakilan Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kota Jambi Walikota Jambi selaku Pembina Apel memasuki Lapangan Apel.

Walikota Jambi DR. H. Syarif Fasha, M.E., Menyampaikan :
Apel perluasan relaksasi ini dalam rangka menyambut tahun ajaran baru dan semenjak tanggal 1 Juni 2020 Satgas Kota Jambi telah melaksanakan relaksasi yaitu relaksasi di bidang ekonomi dan relaksasi di bidang sosial dan kemasyarakatan kedua hal ini adalah bentuk kebijakan dari Satgas covid 19 kota Jambi dalam hal melihat kondisi keadaan masyarakat kota Jambi khususnya pelaku pelaku usaha di kota Jambi.

Relaksasi ini merupakan satu kebijakan yang diputuskan oleh Satgas covid 19 salah satunya adalah melihat tren penyembuhan pasien covid-19 yang semakin hari ternyata semakin bertambah pasien yang sembuh dan juga tidak adanya penambahan pasien pasien covid-19 baik yang dirawat di Abdul Manap maupun di rumah sakit rumah sakit lainnya di kota Jambi.

Satgas covid 19 kota Jambi kembali melaksanakan rapat analisa dan evaluasi atau Anev terkait dengan kebijakan relaksasi peserta rapat memutuskan atas usulan para kepala sekolah se-kota Jambi yaitu untuk meminta dilaksanakan relaksasi pendidikan yang bersifat uji coba yaitu melakukan proses belajar mengajar dengan sistem offline dikarenakan terdapat anak-anak yang tidak bisa mengikuti proses belajar online dikarenakan tidak memiliki peralatan laptop maupun perangkat Android handphone sehingga dengan segala keterbatasannya mereka tidak bisa mengikuti proses belajar online.

Untuk kegiatan belajar offline ini tidak boleh dipaksakan bagi orang tua yang belum siap anaknya dikirim ke sekolah untuk belajar offline dipersilahkan untuk tetap mengikuti pendidikan online di sekolah masing-masing dan bagi orangtua yang sudah siap untuk mengirimkan anaknya belajar offline maka akan dilaksanakan belajar offline.

Ada beberapa hal yang kami putuskan yang pertama yaitu proses belajar mengajar offline hanya maksimal 3 jam saja kemudian jadwal masuk dan jadwal kepulangan siswa diatur sedemikian sehingga tidak saling ketemu dan anak-anak siswa didik tidak diperbolehkan istirahat tidak diperbolehkan belanja jajan di kantin karena kantin belum diperbolehkan untuk dibuka diwajibkan disarankan orang tua untuk memberikan bekal kepada anak-anak semua Kemudian disarankan juga orang tua untuk antar jemput anak-anak SD maupun SMP apabila orang tua tidak bisa mengantar jemput maka kami sudah menghubungi Koja Trans atau kapsul bus yang bekerjasama dengan Dishub akan melaksanakan antar jemput siswa yang tidak bisa diantar jemput oleh orang tua masing-masing karena bus Koja Trans sudah diatur sedemikian sudah mengikuti proses covid-19 dan kami rekomendasikan bus tersebut aman dari covid 19 .

Terkait dengan hal tersebut pemerintah kota Jambi dalam hal ini Walikota telah mengeluarkan surat keputusan terkait dengan relaksasi di bidang pendidikan yang tentunya akan menjadi pedoman acuan bagi satuan satuan pendidikan baik swasta maupun pemerintah yang ada di kota Jambi.

Satgas memutuskan untuk sudah memperbolehkan kegiatan pernikahan di rumah ibadah namun satgas belum memperbolehkan pernikahan ataupun resepsi di rumah masing-masing belum direkomendasikan dan diperbolehkan akad nikah di kantor KUA dan di masjid atau rumah ibadah lainnya kemudian juga Satgas memutuskan untuk sudah memperbolehkan kegiatan meeting di hotel-hotel namun dengan catatan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Kegiatan Apel Perluasan Relaksasi Ekonomi, Sosial dan Kemasyarakatan Kota Jambi.
(Dodi/rls)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top