Liputan Lintas Nasional

MASA MEMPROTES KINERJA APARAT PEMERINTAH DESA YANG TERKESAN MAIN MATA

TUAL – persbhayangkara.id MALUKU

Aksi Demo yang dilakukan sejumlah warga yang berasal dari Ohoi/Desa Dullah Laut berlangsung di depan gedung DPRD kota Tual, Jln. Soekarno Hatta, Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual menuai Protes yang cukup dalam, karna aksi tersebut sempat berlangsung di Luar gedung DPRD dan membuat macet ruas jalan utama di kota itu

Warga yang kesal akibat Oknum Pj. Ohoi/Desa yang dinilai telah salah dan terindikasi melakukan tindakan sepihak terhadap penyelenggaran dana Desa tersebut kemudian menuangkanya lewat Orasi yang dibawakan Rabu, (24/6)

Adapun aksi yang dilakukan ini, juga mendapatkan pengawalan yang cukup Ketat dari pihak Kepolisian Resort Maluku Tenggara

Masa yang kurang dari 50 orang tersebut akhirnya di persilahkan masuk Oleh para anggota DPRD Kota Tual mengingat kondisi yang nantinya akan lebih memanas

Kepada Persbhayangkara.id sejumlah Demonstranpun bercerita dan menyampaikan kekecewaan mereka dengan oknum Pejabat dan aparatur Pemerintah ( Inspektorat ) Kota Tual
Kemudian meminta kepada Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Tual itu agar bisa sesegera mungkin menyelesaikan persoalan yang terjadii di Ohoi/Desa mereka itu

Salah satu Demonstran yang kami Temui dan enggan untuk di publikasikan secara langsung menunjukan poin-poin yang menjadi tuntutan dilakukan aksi Demo tetsebut, antara lain :

1.) Mendesak DPRD Kota Tual agar memanggil Dinas-dinas yang terkait, dalam hal ini ( PMD, Inspektorat, Bapeda ) untuk memperjelas dugaan penyalah ginaan dana Desa Dullah Laut yang dimaksud
2.) Mendesak DPRD Kota Tual agar segera membentuk Tim Pansus dan Desa diwilayah Pemerintahan Kota Tual
3.) Mendesak Walikota Tual untuk mencopot Kepala Inspektorat, Kepala Dinas PMD dan Pj Dullah Laut, berdasarlan atas dugaan kelalaian dalam menjalan fungai, serta tugas dan tanggung jawab
4.) Kami mendesak Ketua DPRD Kota Tual, agar segera memanggil Pemerintah Desa Dullah Laut untuk mempertanggung jawabkan atas dugaan penyalahgunaan dana Desa yang dimaksud
5.) Apabila tuntutan ini tidak di realisasikan, dalam jangka waktu hari ini, Rabu 24 Juni 2020 sampai dengan Senin, 29 Juni 2020 maka kami akan melakulan Demonstrasi lanjutan dengan masa yang lebih besar,

Setelah selesai menyampaikan tuntutanya itu masapun mulai membubarkan diri satu-persatu hingga situasi kembali seperti sedia kala

Report by : (Jhon)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top