Liputan Seputar Kriminal

PERAMPOK” SENJATA LARAS PANJANG DI KM. PULAU MAS 162

KEPULAUAN ARU – persbhayangkara.id MALUKU

Isu terjadi perampokan di atas Kapal Motor (KM) Pulau Mas 162 yang sementara berlayar menuju Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru sangatlah miris.

Pasalnya, hari kejadian perampokan, Selasa, Tanggal 3 September 2019, kondisi laut Aru bergelombang disertai angin kencang.

Lalu bagaimana 5 orang perampok bersenjata laras panjang yang menggunakan Spid boat bermesin tempel ganda bisa sandar di kapal tersebut dan menjarah uang Rp.300 juta.?

“Aneh kan?. Kapal yang sementara olah gerak dalam keadaan gelombang tidak mungkin bisa disandari kapal lain, apalagi spid boat tipe palembang.”ungkap salah satu pengusaha kapal di Dobo kepada SNN, Sabtu (7/9/2019).

Sementara informasi yang diperoleh Pada Tanggal 5 September 2019, di Kantor Polres Kepulauan Aru, telah diperoleh informasi dari Kapolres Kepulauan Aru, Adolof Bormassa terkait dengan kejadian perampokan terhadap KM Pulau Mas 162 di Laut Aru.

Bormasa menyampaikan bahwa, memang benar pada hari Selasa 3 September 2019, komplotan perampok bersenjata laras panjang, telah menyerang kapal nelayan KM.Pulau Mas 162, di perairan Laut Aru.

Dan berdasarkan keterangan Tori Jakaria (34), Nahkoda KM Pulau Mas 162, saat itu kapal tersebut tengah berlayar dari Tual menuju Kepulauan Aru, tepatnya berjarak 41 mil dari Kota Dobo, Ibukota Kabupaten Kepulauan Aru.

Ditengah pelayaran, tiba-tiba datang satu unit speedboat bermesin ganda yang ditumpangi oleh 5 orang bertopeng mendekati kapal mereka.

Ke-5 orang tersebut belakangan diketahui sebagai perampok, karena setelah naik ke atas kapal, mereka menodongkan senjata api laras panjang kepada awak KM Pulau Mas 162 dan meminta agar Tori dan anak buahnya menyerahkan uang yang mereka bawa.

Karena tak ingin ada yang terluka, Tori pun akhirnya menyerahkan uang tunai senilai 300 juta yang mereka bawa, dan setelah menerima uang tersebut, para perampok lalu melarikan diri.

Tori juga mengaku, sebenarnya mereka yang jumlahnya 8 orang bisa melakukan perlawanan, tetapi karena 5 orang perampok itu bersenjata, mereka tak kuasa melawan, dan akhirnya mereka terpaksa menyerahkan uang senilai 300 juta yang mereka bawa.

Setelah mendengar laporan tersebut, anggota personil kami kemudian bergerak menuju KM Pulau Mas 162 untuk memeriksa secara langsung kondisi kapal dan awaknya, dan diketahui Nahkoda dan seluruh ABK selamat dan kapal kami kawal menuju Pelabuhan Yos Sudarso Dobo.

Bormasa menambahkan, sesuai keterangan Tori, kejadian perampokan terjadi pada malam hari.
Kapal tersebut rutenya keluar dari Provinsi Bali pada bulan Mei 2019 dengan tujuan Dobo, Kab. Kepulauan Aru, tetapi sebelumnya mampir menyinggahi Saumlaki, Larat, Tual Barulah menuju Dobo.

Kapal tersebut di khususkan untuk membeli Ikan Hidup/Ikan Kerapu.

Saat ini, pihak Polres Kepulauan Aru masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, terutama para ABK.

(SNN/NYS)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top