Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

TANAH KAS DESA (TKD) BATU RETNO PERLU DI PERTANYAKAN

MALANG – persbhayangkara.id JAWA TIMUR 23/07/2019

ketika konfirmasi mengenai data pengukuran lahan di kecamatan Singosari desa batu Retno di kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) kabupaten malang, di ruang kerja Titik Mega Hardianti, A. Ptnh untuk klarifikasi terkait data pengukuran petugas ukur Suroso yang di keluarkan BPN nomor berkas 41177,41178,41488,41498,41485,41495,41501,41504 yang bertanggal 29 Desember tahun 2014 yang di luarkan oleh kepala seksi survei pengukuran dan pemetaan Moch.Ell Arif.

A.Ptnh sebagai ketua panitia Titik Mega Hardianti,A.Ptnh mengarahkan agar tim menemui bapak subianto di ruang kerjanya, beberapa hari kemudian tim menemui Subianto dinas pemerintahan kabupaten malang, kebetulan beliau ada urusan di kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) kabupaten malang tim langsung menemui untuk klarifikasi terkait data tersebut di ruang tunggu Titik Mega Hardianti karena Mega ada rapat katanya di kota batu.

Terkait data yang kita miliki,” Subianto mengatakan tidak punya kapasitas terkait data ini, waktu itu titik Mega Hardianti,A.Ptnh sebagai sekretaris terkait ganti rugi dampak proyek tol,” ia juga mengatakan mengenai keterlambatan pembayaran untuk tanah kas desa (TKD) desa batu retno kabupaten malang juga desa lainnya belum terbayar.

Baru desa sumber Porong kecamatan Lawang yang sudah terealisasi, untuk desa lainya belum di bayar di karenakan belum turunnya rekomendasi dari gubernur Jatim,”pungkasnya, sehingga harus menunggu sampai lima tahun, belum bisa terselesaikan untuk tanah tukar guling tanah kas desa (TKD) padahal jalan tol sudah selesai di wilayah singosari dan bahkan sudah di resmikan oleh presiden Ir H Joko Widodo.

Tim investigasi terus menelusuri terkait data pengukuran dan pemilik tanah masyarakat yang terkena ganti rugi proyek pembagunan jalan tol di wilayah malang, harus di kroscek kebenaran data tanah yang di ganti rugi pihak tol.

Di duga terjadi rekayasa data tanah kas desa batu Retno karena di data pengukuran ada 15 titik padahal yang harus di bayar hanya lima titik tanah kas desa batu Retno kecamatan Singosari kabupaten Malang.

Terus tanah yang sepuluh titik tanah siapa ? Sementara di data pengukuran masuk tanah kas desa batu retno . Saat konfirmasi ke pihak tol Agus,” mengatakan kami hanya membayar sesuai data karena ketua panitia pelaksana dari pihak BPN.(Rosi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top