Liputan Berita Politik,Hukum dan Keamanan

BPBD Riau Urus Perpanjangan Izin Lima Heli Untuk Antisipasi Karhutla

PEKANBARU – persbhayangkara.id RIAU

Lima dari enam helikopter yang ditempatkan di Riau untuk penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sudah habis izin penerbangannya.

Sementara satu unit heli yang sedang dalam status siaga dimaksimalkan guna melakukan pemadaman titik api.

“Dari enam, lima unit heli difungsikan untuk pemadaman Karhutla di Riau sedang dalam status standby (tak beroperasi). Satu lagi status siaga, masih beroperasi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, usai memimpin rapat evaluasi Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Senin (22/7/19).

Lima unit heli masing-masing tiga MI-8, satu jenis Sikorsky dan Kamov sudah diurus masa perpanjangan operasinya di Riau ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat pekan lalu.

Diharapkan, dalam waktu tidak lama, kelima heli tersebut sudah dapat izin penerbangannya agar dapat kembali dioperasikan untuk pemadaman Karhutla di Riau.

“Kalau lima heli itukan ada tiga MI-8, satu jenis Sikorsky dan Kamov. Kalau yang masih beroperasi itu jenis MI juga, namannya MI-171,” jelas Sanger.

Untuk MI-171 yang masih beroperasi, pagi tadi diterbangkan ke Gaung Indragiri Hilir, untuk memadamkan Karhutla.

Selama lima unit heli lainnya belum mendapatkan izin terbang, MI-171 akan terus dimaksimalkan memadamkan Karhuta termasuk kepentingan patroli. ***(mirza/mcr)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top