Liputan Seputar Kriminal

Tim Cobra Polsek Ranuyoso Tangkap Pelaku Begal


LUMAJANG – persbhayangkara.id JAWA TIMUR

Tim Cobra Polsek Ranuyoso berhasil menangkap pelaku begal memakai alat clurit di Kecamatan Ranuyoso Lumajang. Tersangka atas nama Abdul Hamid (29) tahun Warga Sawaran Lor Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang (Tertangkap) dan Mat (30) tahun Dusun Gemuling Desa Jenggrong kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang (DPO).(29/6)

Awalnya, proses pengembangan oleh Tim Cobra Polsek Ranuyoso terkait kasus curanmor, yang kemudian menangkap Tersangka Abdul Hamid pada tanggal 24 juni 2019 jam 03.00 wib dini hari di rumahnya.

Tersangka mengakui pernah melakukan aksi begal 2 kali, yang pertama di Dusun Darungan Desa Selok Gondang kecamatan Sukodono jenis Sepeda motor Honda Verza warna hitam sekira bulan juli- Agustus 2018. Sepeda tersebut di jual oleh Mat (DPO) seharga Rp 300 ribu rupiah untuk Pembegalan kedua di lakukan di Desa Merakan kecamatan Padang jenis sepeda motor Honda Beat putih sekitar bulan september 2018 yang lalu dijual oleh Mat seharga Rp 300 ribu rupiah.

Modus kedua pelaku ini terbilang sadis dengan selalu membawa celurit. Untuk melancarkan aksinya dengan mencari tempat sepi dengan target korban adalah perempuan. Saat target sudah terlihat, mereka akan menghimpit korban lalu kunci kendaraan milik korban langsung dirampas oleh Tersangka sembari mengacungkan celurit agar korban tidak melawan.

Tim Cobra Polsek Ranuyoso bersama awak media bharani dan pers bhayangkara saat foto bersama.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan “kami baru saja menangkap spesialis begal di Kecamatan Ranuyoso. Tersangka mengaku 2 kali melakukan begal di Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono dan di Desa Merakan Kecamatan Padang.

Meski salah satu tersangka masih buron namun saya jamin dia tidak akan bisa hidup nyaman”
“kepada tersangka Mat, segeralah menyerahkan diri untuk menjalani hukuman dan memulai hidup yang baru setelah menjalani hukuman, dari pada hidupmu tidak nyaman dalam kejaran sang Cobra” ungkap Arsal.

“Kepada masyarakat, saya himbau untuk tidak membeli motor bodong. membeli motor bodong sama dengan anda bagian dari pelaku kejahatan, dan dapat dikenakan pasal 480 KUHP sebagai penadah barang curian. Janganlah bangga menjadi bagian dari pelaku Kejahatan” ujar Ar.

Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari Hartono SH menghimbau “kami berusaha melakukan pendalaman terkait kasus begal tersebut, namun tidak ada Laporan Polisi yang menjelaskan kejadian Kriminalitas tersebut meski hasil penyelidikan kami dan juga pengakuan tersangka sama, 2 kali melakukan begal sepeda motor.”
“bagi para korban pelaku Kriminalitas saya himbau, jika anda menjadi korban kejahatan segeralah melapor ke kantor polisi terdekat.

Agar dikemudian hari saat pelaku tertangkap, pengembangan penyidikan oleh aparat lebih mudah dan motor hasil rampasan pelaku begal dapat kami kembalikan. (tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top