Kategori liputan khusus BASARNAS

Ka Biro Hukum Dan Kepegawaian Basarnas Pusat Memberikan Arahan Ke Pegawai Kantor Pencarian Dan Pertolongan Pekanbaru

PEKANBARU – persbhayangkara.id RIAU

Diruang Serbaguna Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru Kabiro Hukum dan kepegawaian Haris Achadi SH, Dess memberikan arahan ke pegawai pada Jumat 21 Juni 2019 Pagi pukul 09.00 WIB.

Hadir kepala Kantor Amiruddin A.S.,S.Sos dan Para pejabat eselon V serta seluruh pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru.

Adapun Arahan Kepala Biro Hukum dan Kepegawaian Haris Achadi SH.,Dess yang pertama bahwa tahun ini Basarnas Menetapkan tahun reformasi birokrasi, PSM (Profesional, Sinergi, dan Militan).

Profesional didalam nya terdapat unsur di siplin dan kompetensi.

Bukan hanya disiplin dalam bekerja tetapi dalam kehidupan kita agar hidup kita tertata rapi, serta mempunyai kompetensi, asah terus ilmu-ilmu yang sudah di dapat, dan terus di up date, karna ilmu terus berkembang.

Sinergi (kerja sama), basarnas bersinergi dengan potensi yang ada seperti TNI – Polri dan Lembaga lainnya, supaya menjadi team work yang baik dalam setiap kegitan.

Dan Militan, mempunyai jiwa korsa, saling membantu dan saling melengkapi dan bisa menjunjung tinggi nilai korsa itu sendiri, dan Basarnas berharap siapapun pemimpinnya PSM ini akan berlangsung.

Yang kedua Agen of chance (Agen Perubahan), salah satu poin grand Design alasan mengapa kita bekerja atau melakukan sesuatu, contoh kenapa saya sekolah S3 ?, apa karna ingin di hargai, pengin jadi orang hebat?, Rupanya udah jadi doktor gak di hargai, atau tidak jadi orang hebat, tentu saya mempunyai alasan tertentu ? Yaitu Makna hidup, agar pemikiran wawasan saya berguna bagi orang lain, kalau hanya mengharapkan dapat gelar doktor itu pandangan yang terlalu sempit, Begitulah manusia.

Dan manusia juga ada saat saat tertentu untuk istirahat seperti di agama islam ada sholat, menandakan waktu jedah, agar pemikiran kita bisa berkembang untuk memberikan inovasi inovasi serta memberikan pemikiran.

“Kunci sukses adalah harus tau siapa diri kita, Who I am ? Sejauh mana mengetahui kekuatan kita dan kelemahan kita, tentunya tidak lupa berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan jabatan yang paling terhormat adalah kalifah (pemimpin), bukan yang lain,” Terangnya.

Haris menambahkan, berdasarkan Inpres No 6 tahun 2018 tentang Narkoba, jauhilah narkoba dan hindari sedini mungkin, pemerintah meyatakan genderang perang terhadap Narkoba, diusahakan dapat berkomunikasi dengan Pihak BNN (Badan Narkotika Nasional), agar mendapat penyuluhan-penyuluhan tentang bahayanya narkoba, karna narkoba dapat merusak generasi bangsa, secara personal akan jadi kacau, secara keluarga akan mengakibatkan perceraian dan berantakan, tambahnya.***(mirza/koeh)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

To Top